Rabu, 26 Disember 2012

TANDA-TANDA HUSNUL KHATIMAH


Diantara tanda-tanda husnul khatimah :

1.Mengucapkan kalimat syahadat  saat datangnya ajal. Banyak hadith tentang hal ini, diantaranya sabda Nabi saw : "Barangsiapa yang akhir ucapannya adalah Laa ilaaha illallah" maka ia akan masuk syurga".

2.Meninggal dalam keadaan kening berkeringat. Berdasarkan hadith Buraidah bin Al-Khusaib  bahwa ia berada di  Negeri Khurasan, lalu suatu ketika ia menjenguk saudaranya yang sedang sakit dan mendekati ajalnya. Dahinya berkeringat, maka Buraidah mengatakan, "Allahu Akbar, aku mendengar Rasulullah saw bersabda: "Seorang mukmin itu wafatnya dalam keadaan berkeringat keningnya".

3. Meninggal pada malam Jum'at atau siang harinya. Nabi  saw bersabda: "Tidaklah seorang muslim meninggal pada Hari Jum'at atau malam Jum'at melainkan Allah akan menjaganya dari fitnah kubur"

4. Mati syahid di medan perang. Allah berfirman: 

وَلاَ تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ أَمْوَاتاً بَلْ أَحْيَاء عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ . فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُواْ بِهِم مِّنْ خَلْفِهِمْ أَلاَّ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللّهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللّهَ لاَ يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ 
"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan kurnia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan kurnia yang besar dari Allah dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman" (Q.S Ali Imran 169-171)

Nabi saw bersabda: "Orang yang mati syahid akan mendapatkan enam  hal: Akan diampuni dosanya di saat menetes darahnya yang pertama.Dapat menyaksikan tempatnya di syurga.Terhindar dari siksa kubur. Aman dari ketakutan yang dahsyat. Dihiasi dengan perhiasan iman.Dinikahkan dengan bidadari dan diberi izin untuk memberi syafaat pada tujuh puluh orang dari kerabatnya".

5.   Mati dalam berperang di jalan Allah. Berdasarkan sabda Nabi saw : "Menurut kalian siapakah orang yang mati syahid itu? Para shahabat menjawab: "Wahai Rasulullah SAW, orang yang terbunuh di jalan Allah, dialah yang matinya dalam keadaan syahid. Nabi SAW bersabda: "Kalau demikian orang yang mati syahid dari umatku sedikit sekali. Para shahabat lalu bertanya: Kalau begitu siapa mereka wahai Rasulullah? Beliau menjawab: "Siapa yang terbunuh di jalan Allah, maka ia mati syahid, siapa yang mati di jalan Allah, maka dia mati syahid, siapa yang mati karena wabah penyakit tha'un maka dia mati syahid, siapa yang mati karena sakit perut maka dia mati syahid, dan orang yang tenggelam  matinya syahid"

6.Mati karena wabah penyakit. Ada beberapa hadits berkaitan dengan hal ini, diantaranya: "Wabah penyakit tha'un itu adalah mati syahid bagi setiap muslim"

7.Mati karena sakit perut, berdasarkan sabda nabi SAW dalam hadits di atas: "….. Siapa yang mati karena sakit perut maka dia mati syahid"

8 dan 9: Mati tenggelam dan terbakar, berdasarkan sabda Nabi saw : "Orang yang mati syahid itu ada lima: orang yang mati karena wabah penyakit, orang yang mati karena sakit perut, orang yang tenggelam, orang yang tertimpa reruntuhan bangunan, dan orang yang mati syahid di jalan Allah"

10.Meninggalnya seorang wanita yang melahirkan anaknya di saat nifas. Berdasarkan hadits 'Ubadah bin Shamit  bahwa Rasulullah saw menjenguk Abdullah bin Rawahah 'Ubadah mengatakan bahwa Rasulullah tidak jauh dari tempat tidurnya. Beliau saw bersabda: "Tahukah (kalian) siapa orang yang mati syahid dari ummatku? Para shahabat menjawab: "Seorang muslim yang dibunuh. Lalu Nabi saw bersabda: "Kalau demikian orang yang mati syahid dari umatku sedikit sekali, Terbunuhnya seorang muslim adalah syahid baginya, siapa yang mati karena wabah penyakit maka dia mati syahid, seorang wanita yang meninggal dengan sebab anaknya di saat nifas maka ia mati syahid, anaknya akan menuntunnya ke syurga"

11, 12 : Mati terbakar. Dan Penyakit pinggang (memar atau angin yang tertahan dipinggang (semacam angin duduk) dan menyebabkan rasa sakit dan sesak nafas), Banyak hadis yang masyhur tentang hal ini. Dari Jabir bin 'Utaik secara marfu': "Orang yang mati syahid selain orang yang meninggal di jalan Allah ada tujuh: "Orang yag meninggal karena penyakit tha'un, orang yang tenggelam, Dan Penyakit pinggang, orang yang meninggal karena sakit perut, orang yang mati terbakar, orang yang tertimpa reruntuhan bangunan, dan seorang wanita yang meninggal di saat nifas, maka ia mati syahid"

13.Meninggal karena terserang penyakit TBC, berdasarkan sabda Rasulullah saw: "(Orang) yang terbunuh di medan perang mati syahid, wanita yang meninggal di saat nifas mati syahid, orang yang terbakar mati syahid, orang yang tenggelam mati syahid, orang yang meninggal karena terserang penyakit TBC mati syahid, dan orang yang mati karena sakit perut mati syahid"

14. Mati karena mempertahankan harta yang akan dirompak. Terdapat beberapa hadits dalam hal ini, diantaranya: "Orang yang meninggal karena mempertahankan hartanya (dalam sebuah riwayat: orang yang diambil hartanya dengan jalan yang tidak benar, lalu ia mempertahankannya kemudian terbunuh"

15, 16. Mati karena membela agama dan jiwa. Nabi saw bersabda: "Barangsiapa yang terbunuh karena membela hartanya, maka dia mati syahid, siapa yang terbunuh karena membela keluarganya maka ia mati syahid, orang yang terbunuh karena membela agama maka dia mati syahid, dan orang yang terbunuh karena membela jiwanya maka dia mati syahid"

17. Mati di saat berjaga di jalan Allah. Terdapat dua hadits, salah satunya: "Berjaga (ketika jihad) adalah lebih baik (nilainya) dari berpuasa dan shalat malam selama sebulan, seandainya ia meninggal, maka akan diteruskan amalannya, rizkinya akan mengalir, dan ia akan aman dari para penanya di alam kubur" (H.R Muslim)

18. Mati ketika beramal sholeh, berdasarkan sabda Nabi saw: "Barangsiapa yang mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah hanya karena mengharap wajah Allah, maka ia akan diwafatkan dengan (mengucapkan) kalimat tersebut, ia akan masuk surga. Barangsiapa yang berpuasa hanya karena mengharap wajah Allah, maka akan dijadikan akhir hayatnya dalam keadaan berpuasa, ia akan masuk surga dan barangsiapa yang bersedekah dengan hanya mengharap wajah Allah, maka akan dijadikan akhir kehidupannya dalam keadaan bersedekah, ia akan masuk syurga"

19. Orang yang dibunuh oleh penguasa yang dzolim, disebabkan ia menasehatinya. berdasarkan sabda Nabi saw: "Penghulunya para syuhada adalah Hamzah bin Abdul Muthalib dan orang yang mendatangi penguasa yang dzalim, lalu ia memerintahkan dan melarangnya (maksudnya menasehatinya) lalu ia dibunuh (oleh penguasa tersebut)".

Begitu pula pujian kebaikan dari orang-orang soleh pada si mayat, paling sedikitnya dua. Terdapat beberapa hadith tentang hal ini, diantaranya:

Dari Anas Radiayallahu Anhu  berkata: (suatu ketika) ada jenazah lewat di hadapan Nabi saw, lalu jenazah tersebut mendapat pujian kebaikan. Orang-orang mengatakan: Sepanjang pengetahuan kami ia mencintai Allah dan Rasul-Nya. Maka Nabi saw bersabda: "Wajib baginya, wajib baginya, wajib baginya". Kemudian datanglah jenazah lain, tetapi banyak orang yang mencelanya. Mereka mengatakan: "Seburuk-buruk orang dalam agama Allah". Maka Nabi saw bersabda: "Wajib baginya, wajib baginya, wajib baginya". 

Umar lalu bertanya: "Ayah dan ibuku menjadi tebusan bagimu. Tadi ada jenazah lewat lalu mendapatkan pujian, maka engkau mengatakan: "Wajib baginya, wajib baginya, wajib baginya". Dan lewat jenazah yang lain, lalu mendapat celaan, maka engkau mengatakan: "Wajib baginya, wajib baginya, wajib baginya". Maka Rasulullah SAW menjawab: "Siapa yang kalian puji dengan kebaikan, maka wajib baginya surga, dan siapa yang kalian cela, maka wajib baginya neraka. (Para malaikat adalah saksi Allah di langit) sedang kalian adalah saksi Allah di muka bumi. Kalian adalah saksi Allah di muka bumi. Kalian adalah saksi Allah di muka bumi. Kalian adalah saksi Allah di muka bumi. (Dalam sebuah riwayat: Orang-orang yang beriman adalah saksi Allah di muka bumi. Allah memiliki para malaikat yang mengucapkan sesuai dengan penilaian Bani Adam terhadap seseorang, baik itu kebaikan atau keburukannya.

Dari Abul Aswad Ad-Daili berkata: Aku mengunjungi Madinah ketika terjadi wabah sehingga terjadilah kematian dengan cepat. (Suatu saat) aku duduk di samping Umar bin Khattab tiba-tiba lewatlah jenazah, lalu jenazah tersebut mendapat pujian. Maka Umar berkata: "Wajib". Lalu aku bertanya: "Apa yang wajib wahai Amirul Mukminin?" Beliau menjawab: "Aku mengatakan sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi saw: "Seorang muslim siapun dia yang mendapat kesaksian kebaikan dari empat orang, maka Allah akan memasukkannya ke surga". Maka kami bertanya: Tiga orang. Nabi menjawab: "Begitupula (kesaksian) tiga orang". Kemudian kami bertanya lagi: "Dua orang". Maka Nabi menjawab: " Begitupula (kesaksian) dua orang". Kami tidak bertanya kalau satu orang.

Siapa yang selalu ingat, berdzikir dan mencintai Allah dalam hidupnya, maka ia akan memerlukan amalan-amalan tadi di saat ruhnya keluar menuju Allah Tabaraka wa Ta'ala. Sebaliknya siapa yang sibuk dengan selain Allah di saat hidupnya, maka akan berat baginya untuk ingat pada Allah ketika menjelang maut jika ia tidak mendapat pertolongan dari Allah. Karena itulah, sudah selayaknya bagi orang yang berakal untuk selalu melazimkan hati dan lisannya untuk berdzikir dan taat pada Allah dimanapun ia berada, untuk menghadapi saat sakaratul maut yang seandainya luput darinya (maksudnya tidak mengingat Allah di saat itu-pent), maka ia akan celaka selama-lamanya. Ya Allah perbaikilah jiwa-jiwa kami dengan dzikir kepada, cinta, dan mengenal-Mu. Sucikanlah ia, Engkaulah sebaik-baik yang mensucikannya.

WALLAHU 'ALAM

Tiada ulasan:

LINKWITHIN

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...




### Sabda Rasulullah SAW : "Di tengah-tengah kalian terdapat masa KENABIAN yang berlangsung selama Allah menghendakinya. Lalu Dia mengangkat masa itu ketika Dia berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian akan ada masa KEKHILAFAHAN yang mengikuti Manhaj Kenabian yang berlangsung selama Allah menghendakinya. Lalu Dia mengangkat masa itu saat Dia berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian akan ada masa KEKUASAAN YANG ZALIM yang berlangsung selama Allah menghendakinya. Lalu Dia mengangkat masa itu ketika Dia berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian akan ada masa KEKUASAAN DIKTATOR (kuku besi) yang menyengsarakan yang berlangsung selama Allah mengkehendakinya. Lalu Dia mengangkat masa itu saat Dia berkehendak untuk mengangkatnya. Selanjutnya akan muncul kembali masa KEKHILAFAHAN yang mengikut MANHAJ KENABIAN." Setelah itu Beliau diam. (HR Ahmad)### @@@ MANUSIA YANG BERAKAL IALAH MANUSIA YANG SUKA MENERIMA DAN MEMINTA NASIHAT
وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَيَسۡتَخۡلِفَنَّهُمۡ فِى ٱلۡأَرۡضِ ڪَمَا ٱسۡتَخۡلَفَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمۡ دِينَہُمُ ٱلَّذِى ٱرۡتَضَىٰ لَهُمۡ وَلَيُبَدِّلَنَّہُم مِّنۢ بَعۡدِ خَوۡفِهِمۡ أَمۡنً۬ا‌ۚ يَعۡبُدُونَنِى لَا يُشۡرِكُونَ بِى شَيۡـًٔ۬ا‌ۚ وَمَن ڪَفَرَ بَعۡدَ ذَٲلِكَ فَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡفَـٰسِقُونَ "Allah menjanjikan orang-orang yang beriman dan beramal soleh dari kalangan kamu (wahai umat Muhammad) bahawa Dia akan menjadikan mereka khalifah-khalifah yang memegang kuasa pemerintahan di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka: Khalifah-khalifah yang berkuasa dan Dia akan menguatkan dan mengembangkan agama mereka (agama Islam) yang telah diredhaiNya untuk mereka; dan Dia juga akan menggantikan bagi mereka keamanan setelah mereka mengalami ketakutan (dari ancaman musuh). Mereka terus beribadat kepadaKu dengan tidak mempersekutukan sesuatu yang lain denganKu dan (ingatlah) sesiapa yang kufur ingkar sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang derhaka." (SURAH AN NUR:55)###